Tuesday, 9 February 2016

Bone Investment


Semenjak melahirkan anak kedua pertengahan September 2015, aku sering merasakan backpain ditambah lagi dengan tidak berolahraga rutin lebih dari satu tahun lamanya. Memang wajar kalau ibu hamil dan ibu menyusui merasakan backpain karena harus menanggung beban di bagian punggung sampai pinggang.

Biasanya kalau backpain mendera, aku hanya beristirahat yang cukup dan kelamaan sakitnya mereda. Tapi, gak berapa lama pasti sakitnya balik lagi! Duh sebel!

Pas The Urban Mama (TUM) mengumumkan mau mengadakan Fun Yoga-Investment For Healthy Bone, aku seneng banget! Bisa ikutan dan belajar gerakan yoga yang membantu meringankan backpain dan banyak yang sudah membuktikan kalau backpain hilang semenjak rutin beryoga.

Acara yang aku nanti-nantikan pun tiba, Sabtu 3 Februari 2016 bertempat di Comma Indonesia diawali dengan sambutan dari founder TUM, Ninit Yunita dan dilanjutkan dengan Fun Yoga bersama Mbak Lusiana sebagai instrukturnya.


Banyak sekali gerakan-gerakan yoga yang nyebutnya aja susah *HAHAHAHA*,  beberapa diantaranya: Uttanasana (Standing Forward Bend), Plank, Adho Mukha Svanasana (Downward-Facing Dog), Vriksasana (Tree Pose), Chatturanga Dandasana (Low Plank), Bhujangasana (Cobra Pose) dan lainnya.

Selesai Fun Yoga, rasanya fresh banget!

Selanjutnya, Fransiska Emi dari Protecal Indonesia memaparkan tentang "Investasi Tulang Untuk Masa Depan".

Tau gak sih kalau tubuh manusia itu terdiri dari banyak sekali tulang sebagai penopang tubuh yang utama agar kita dapat beraktivitas?

Ternyata tulang juga mengalami perkembangan seiring dengan bertambahnya usia, beregenerasi, memecah tulang dan membentuk tulang muda. 

Kondisi tulang pada umumnya:
  • NORMAL. Kondisi tulang yang paling baik, bentuknya masih padat.
  • OSTEOPENIA. Kondisi ini merupakan gejala awal penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat menimbulkan kerapuhan tulang dan meningkatkan resiko osteoporosis. Jika tidak ditangani dengan baik, maka bisa terjadi osteoporosis.
  • OSTEOPOROSIS. Kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun yang membuat tulang menjadi keropos dan rentan patah.

Lalu, apa saja sih penyebab osteoporosis?

Kaget kan kalau ternyata kesukaan ngopi itu bisa bikin osteoporosis karena kandungan kafein dalam kopi dapat menurunkan kadar kalsium di dalam tubuh. Jadi, batasi jumlah kopi yang masuk dan diibamgi dengan makanan yang tinggi kalsium seperti, tuna, salmon, sarden, brokoli, bayam, kale, dan kacang-kacangan.

Jangan kuatir, osteoporosis bisa dicegah dengan:
  1. Kalsium. Konsumsi kalsium harian secara rutin.
  2. Vitamin D. Selain kalsium, kita perlu mengkonsumsi vitamin D agar keduanya terserap sempurna di dalam tubuh.
  3. Terpapar sinar matahari. Sinar matahari mengubah cadangan kolesterol menjadi vitamin D
  4. Olahraga teratur. Olahraga teratur tentunya membuat tulang kuat.

Saat acara juga disediakan pengecekan tulang secara gratis untuk mengetahui kondisi tulang. Aku udah pede aja dong secara kan dulu-dulu sering olahraga, gak pernah merokok apalagi alkohol dan jarang ngopi.....hasilnya ya paling enggak belum osteoporosis.

TERNYATA, hasilnya bikin nangis nih... Diagnosa kondisi tulang aku osteoporosis! *HUHUHUHU*

Kalau udah kayak begini, aku butuh suplemen kalsium harian yang terbaik dan bisa aku dapatkan dari Protecal yang hadir dalam 2 varian yaitu Protecal Solid (cocok untuk investasi sebelum terjadi osteoporosis) dan Protecal Osteo (khusus investasi lebih pencegahan terhadap osteoporosis). 

Kenapa aku memilih Protecal?
  • Efektif dan Aman. Dengan bentuk sediaan tablet effervescent yang lebih mudah diserap tubuh, aman dikonsumsi 1 tablet sehari setelah makan bahkan oleh penderita maag, ibu hamil maupun ibu menyusui.
  • Sensasi segar yang sehat. Protecal Solid hadir dalam rasa jeruk-rasberry yang menyegarkan namun bebas gula.
  • Mengandung formula solid pelindung tulang. Kandungannya bekerja sinergis untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Mengandung 250mg kalsium, 300IU vitamin D, 15mg vitamin B6 dan 1000mg vitamin C.
  • Kemasan praktis dan higienis. Protecal tersedia dalam kemasan tube dan strip yang praktis dan higienis.
  • Harga lebih ekonomis.
Selain Protecal Solid dan Protecal Osteo untuk investasi tulang, tersedia juga Protecal Defense untuk investasi daya tahan tubuh sehari-hari.

Buat kalian yang umurnya masih di bawah 30 tahun, segera deh investasi untuk tulang supaya tulang kuat dan sehat. Ingat, invesatsi itu bukan cuma soal uang tapi kesehatan adalah investasi yang sebenarnya. Buat apa harta melimpah tapi kalau habis hanya untuk mengobati penyakit? 

Kalau aku, memilih sehat demi keluarga tercinta.

Sudah minum Protecal Solid hari ini?

@HoneyJT -

Thursday, 4 February 2016

Asisten Kesehatan Keluarga

Beberapa waktu yang lalu, saat sedang bekerja di kantor, aku dikabari kalau ada sebuah luka yang bernanah di paha Xiao Dre.

Duh, rasanya saat itu juga aku ingin segera kembali ke rumah!

Tapi aku ingat kalau di ponselku tersedia aplikasi #BerbagiSehat yang dapat memantau gejala dan penyakit anak sebelum akhirnya ke dokter spesialis anak atau ke rumah sakit untuk tindakan medis lebih lanjut.


Aplikasi #BerbagiSehat ini seperti jurnal kesehatan bayi dan anak. Ketik keluhan pada kolom Gejala, maka dapat diketahui penyakit yang mirip dengan gejala yang disampaikan. Aku ketik "Benjolan Bernanah" pada gejala, kemudian penyakit yang muncul, akibat vaksinasi.

Langsung saja aku bertanya kepada suami yang kebetulan sedang ada di rumah untuk menanyakan bagaimana keadaan Xiao Dre dan menyampaikan kemungkinan besar benjolan bernanah itu akibat vaksinasi yang memang seharusnya begitu sebagai tanda kalau vaksin bekerja serta tidak perlu ada perlakuan khusus, cukup dibersihkan dengan air hangat saat mandi saja.

Pfuih! Lega rasanya setelah tahu bahwa benjolan bernanah itu memang bekas vaksin berminggu-minggu lalu yang sedang bekerja. Beneran deh kalau #BerbagiSehat ini seperti Asisten Kesehatan Keluarga, jadi tenang, gak mudah panik apabila si kecil sakit dan pastinya jadi lebih Rational Used Medicine (RUM).

Senang deh aplikasi #BerbagiSehat ini bisa diunduh di smartphone, jadi fungsinya ponsel pintar juga maksimal, keluarga sehat dan hati tenang :)

Selamat mencoba!

- @HoneyJT -
[Valid RSS]

Edufair untuk Indonesia Lebih Baik

Kembali memiliki buah hati yang kedua artinya bersiap untuk mulai merencanakan si anak akan bersekolah di sekolah mana pada saatnya nanti  dan yang pasti erat kaitannya dengan uang atau yang sering disebut Dana Pendidikan.

Kebetulan sekali aku berkesempatan hadir di Sun Life Edufair, pameran pendidikan yang mempertemukan sekolah-sekolah, pakar pendidikan, orang tua dan anak-anak  yang diadakan oleh PT Sun Life Financial Indonesia di Main Atrium Senayan City, Jakarta 28-31 Januari 2016. 

Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para orang tua akan pentingnya untuk mulai mempersiapkan pendidikan anak mereka di masa depan sejak dini dan memberikan saran tentang cara mempersiapkan dana pendidikan anak mereka melalui acara bincang-bincang bersama para pakar dan diskusi interaktif antara anak, orang tua, sekolah dengan Sun Life.

Acara dibuka dengan penampilan Tari Saman dari SMP Garuda Cendikia yang dilanjutkan dengan peluncuran Ensiklopedia Asuransi Pertama di Indonesia dan Money Board Game.



“Sun Life Edufair merupakan bukti komitmen PT Sun Life Financial Indonesia untuk pendidikan di Indonesia yang lebih baik. Pendidikan selalu menjadi fokus dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan kami,” kata Ibu Elin Waty selaku Direktur Utama PT Sun Life Financial Indonesia.



Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kenaikan biaya pendidikan merupakan salah satu yang tertinggi, sekitar 10% setiap tahunnya.

Melihat kenyataan seperti itu, pakar pendidikan Prof. Dr. H. Arif Rahman, M.Pd berbicara mengenai pentingnya menyiapkan perencanaan keuangan untuk pendidikan anak-anak. Bapak Arif juga menambahkan, “Banyak ditemukan penunggakan uang sekolah oleh orang tua murid dikarenakan kurangnya perencanaan. Masyarakat Indonesia cenderung spontan termasuk dalam persiapan dana pendidikan. Kita perlu financial literacy agar tidak ada lagi anak yang tidak sekolah karena kurangnya dana dan planning yang baik dalam memilih sekolah.”


Beberapa tips dalam memilih sekolah bagi buah hati:

  • Challenging (Menantang) : Rumusan visi harus dapat membuat seluruh warga organisasi merasa tertantangdan bersemangat untuk mewujudkannya.
  • Legal: Visi yang ditetapkan tidak membentur aturan hukum apapun, baik dalam skala lokal, nasional maupun internasional.
  • Environment (Memperhatikan lingkungan sekitar) : Rumusan visi harus memperhatikan kondisi dan situasi lingkungan sekitar agar pencapaian juga bermakna bagi lingkungan sekitarnya.
  • Appropriate: Visi yang ditetapkan layak untuk diraih oleh warga organisasi yakni sesuai dengan kapasitas dan kualitas organisasi saat itu.
  • Recorded (Tercatat) : Setiap tahapan dan pelaksanaan visi yang telah ditetapkan harus tercatat dan terdokumentasi, mulai dari perencanaan hingga perkembangannya.
Serta
  • Specific: Visi hendaknya dirumuskan secara spesifik sehingga mudah untuk menetapkan tujuan sekolah yang segmentatif.
  • Measurable: Visi yang baik memiliki indikator target yang jelas. Dengan begitu, perkembangan menuju pencapaian dapat diketahui.
  • Achieveable: Visi ditetapkan sesuai kondisi dan situasi yang ada saat ini dan secara substansial memungkinkan untuk digapai oleh semua.
  • Realistic: Selain memungkinkan untuk digapai, visi yang ditetapkan haruslah masuk akal dan tidak terlalu jauh dari kenyataan.
  • Timebound: Visi harus memiliki jangka waktu. Artinya, target yang ditetapkan harus tercapai sesuai waktu yang telah disepakati.


Selain talkshow,  ada juga pameran dari sekolah-sekolah, dongeng dan penampilan dari Naura. Untuk adik-adik bisa mencoba permainan edukasi yang telah tersedia di arena Sun Life Edufair.


- @HoneyJT -

Saturday, 30 January 2016

Po Po and Pancakes

28.01.2016

I got news from my brother that Po Po is passed away in her nap peacefully.

She is a mother to my mom, a crafty person and a hardworker too.

I called her Po Po, to say grandmother in chinese.



Two years ago, my mom picked her up and flew straight away from Pontianak to Jakarta, nearly in her 90's.

We decided to treat her during her stay and also at that day, I met up with my BFF, Livia.

We choose a mall in North Jakarta to be our destination.

My husband loves pancakes and he suggested Po Po to try pancakse with ice cream!

I was worried that Po Po will complaint because she unused to eat ice cream and for elderly people, ice cream can cause sensitive tooth and gum.

Surprisingly, she loves it! And even craving for more :)

From that day, everytime relatives mention my husband infront of her, she will remember pancakes with ice cream. *oh yes husband know how to make people happy and remember him*

I was happy too to see her happy and I am thankful that I still got chances to makes her smiling and laughing.

If I can turn back time, I want to learnt to became crafty, just like her :)

Rest In Peace Po Po, 'till we meet again. Send hi to grandpa, I miss him too!

What is your unforgetable moments with your grandparents? Please share :)

- @HoneyJT -

Wednesday, 20 January 2016

Rentak Harmoni


Aku senang sekali bicara tentang pendidikan Indonesia, antara bangga dan gemas. Bangga karena standar mata pelajaran eksata Indonesia jauh di atas standar negara lainnya, gemas karena cara pengajaran masih jauh di bawah standar negara maju.

Tahun 2014, aku bergabung menjadi relawan Komite Rekrutmen Indonesia Mengajar. Ceritanya bisa dibaca di sini

Pastinya kamu sudah sering mendengar tentang Indonesia Mengajar. Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) adalah sebuah gerakan yang mengajak semua pihak untuk ambil bagian menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia. Salah satu kegiatan utama GIM adalah menyeleksi, melatih dan mengirimkan sarjana-sarjana terbaik dari berbagai universitas untuk menjadi jendela kemajuan di daerah melalui wahana bekerja sebagai guru selama satu tahun yang disebut Pengajar Muda. Saat ini sudah tercatat 539 orang Pengajar Muda yang pernah bertugas, 16.303 relawn dalam berbagai inisiatif, ribuan donatur perorangan serta ratusan sponsor/mitra GIM.

Berawal dari ide beberapa alumni Pengajar Muda lintas angkatan untuk berkontribusi kepada GIM seusai masa tugas, mereka bersama beberapa relawan mendaftarkan diri sebagai grup tari pada acara Indonesia Menari 2014. Keberhasilan mereka meraih juara favorit pada acara tersebut menambah kepercayaan diri dalam mengajak lebih banyak lagi alumni dan relawan untuk berkolaborasi dalam bidang seni.
Oleh karenanya, alumni Pengajar Muda dan relawan GIM menampilkan sebuah drama musikal bertajuk "Rentak Harmoni" yang akan berlangsung pada hari Sabtu, 30 Januari 2016 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta pukul 19.00. 

Tiket dapat diperoleh di sini dimana seluruh hasil keuntungannya akan didonasikan kepada Iuran Publik GIM sebagai salah satu skema pendanaan Indonesia Mengajar.

"Rentak Harmoni" adalah wadah anak-anak muda yang peduli pendidikan melalui kesenian dan kebudayaan. Seluruh pendukung adalah relawan yang telah diseleksi sebelumnya. Ada wirausahawan, pengacara, PNS, auditor bahkan mahasiswa yang berproses bersama kami selama kurang lebih 8 bulan belakangan ini," sahut Anneke Puspa Calliandra, pimpinan produksi Rentak Harmoni yang merupakan alumni Pengajar Muda angkatan ke-5.

"Bersama-sama kami belajar dan berusaha mempersembahkan yang terbaik karena kami ingin menggugah rekan-rekan yang terlibat dan hadir di drama musikal ini untuk memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk pendidikan walaupun sederhana," tambah Astuti Kusumaningrum, sutradara dari Rentak Harmoni sekaligus alumni Pengajar Muda angkatan ke-2.

Rentak Harmoni mengisahkan tentang Warita Dikara yang dibangun oleh kekayaan mimpi dan pemikiran warganya. Lewat dongeng rakyat, kearifan tersebut diturunkan dari satu generasi ke penerusnya, mendidik mereka untuk hidup dalam ketentraman. Cerita indah yang mengajak kita semua untuk berpikir bahwa setiap orang bisa belajar dan berbagi di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Tidak sempat untuk menonton namun ingin berkontribusi, kamu juga dapat mendukung dalam bentuk donasi di sini.

@HoneyJT -

Friday, 15 January 2016

Cooking Class with Philips Indonesia

Yeay! First post in 2016 :)

Happy New Year!

Tentunya di tahun yang baru, dengan semangat yang baru juga aku ingin lebih kreatif lagi dalam mengolah makanan bagi keluarga. Pas banget Xiao Dre juga akan mulai makan Makanan Pendamping ASI (MPASI) beberapa bulan lagi, aku diundang The Urban Mama untuk mengikuti Cooking Class yang diadakan oleh Philips Indonesia dengan chef Yuda Bustara.


Acara yang diadakan di Pullman Hotel, Thamrin dan dihadiri oleh ibu-ibu kelompok pemenang foto kompetisi "Arisan Philips bareng Pak Bondan #BekalNasiPhilips".



Pak Bondan Winarno mengatakan, "Melibatkan anak-anak dalam menyiapkan makanan merupakan bonding time  dan anak cenderung mengkonsumsi lebih banyak makanan sehat namun tetap harus dalam pengawasan. Selain bagus untuk kesehatan, melibatkan anak memasak membantu mereka merasakan pencapaian telah membantu keluarga"

Peralatan dapur yang aman dengan teknologi terkini dari Philips Indonesia memudahkan orangtua untuk melibatkan anak dalam proses memasak.

Beberapa peralatan yang bikin aku naksir adalah:

Rice Cooker

Rice cooker Philips membantu menghemat waktu dalam memasak nasi, cukup 20-30 menit saja prosesnya. Keunggulan lainnya, Rice cooker ini mampu menghangatkan nasi sampai dengan 48 jam tanpa menjadikannya kering ataupun kecoklatan. Bahannya anti lengket dan anti gores sehingga aman untuk digunakan dalam jangka waktu lama.

Hand Blender
image from Philips.co.id
Hand blender Philips aman digunakan seluruh anggota keluarga karena ada pelindung mata pisaunya. Pas banget nih buat membuat MPASI mulai dari tekstur yang sangat lembut sampai tekstur agak kasar.

Table Grill
Image from Philips.co.id
Table grill Philips menggunakan listrik sebagai dayanya sehingga gak perlu kuatir terbakar. Selain itu, table grill ini terdiri dari dua sisi, yang bergerigi tentunya untuk memanggang dan yang mulus bisa digunakan untuk memasak tanpa minyak goreng. Tentunya lebih sehat dan lebih hemat bukan? Aku sudah membayangkan kalau punya table grill ini, bisa bikin teppanyaki di atas meja atau BBQ-an tanpa perlu panas-panasan.

Tiba saatnya peserta diajak untuk membuat 4 (empat) resep makanan menggunakan peralatan dari Philips dan inilah hasilnya:


Gimana? Naksir juga kan peralatan memasak dari Philips ?! Beneran deh, kalau pakai Philips, memasak jadi menyenangkan!

Terima kasih The Urban Mama dan Philips Indonesia atas undangannya, aku jadi nambah pengetahuan dan resep masakan tentunya!



Wednesday, 30 December 2015

Best of 2015

Hello world! Hope that you all enjoy season's holiday to the max with your loved ones :)

Well this might be the latest post in 2015 :)

Year of 2015 is year full of surprise for me, so many great things happened in 2015!

Some highlights are:
Myoma. I was diagnosed having myoma in my uterus, I hope nothing is serious in years ahead but I should check it every six months.

Second Pregnancy. Two weeks later after diagnosed having myoma, I was confirmed pregnant!
How life is full of surprises :)
You can read my second pregnancy journey month by month here

Childbirth. After waiting for 40 weeks, Xiao Dre was born with natural birth, as I expected :)
Full birth story of Xiao Dre's  can be read here

Blogging. In my maternity leave, I can productively update my blog while breastfed and nurturing Xiao Dre. Don't ask how I can manage to juggling between it, I believe it's only God's grace and full support from my husband :)

Parenting Event. There aren't manual book to became parent, so I am glad that I can go to parenting event and upgraded my knowledge about parenthood.
More story about parenting event here

Monetize Metamorphosis. Yeay! Can't thank enough to you all, my readers! More post to come, enjoy and your comment is necessary :)
This is one of my dream come true, found it here

Quick Gateway. I am forever grateful that I still can managed to have a baby moon, read my recommendation here 

Gift Exchange. I started to give idea about gift exchange to my finance and accounting collagues back in 2012. Last year, we use wishlist method but this year we make it as surprise. I have been wanting for so long a bag where I can use on week end with long strap that can be replace to my other bag. and, the universe collides to give me what I need :)
Thank you mate!

Thank you 2015 for joy, experience and excitement at the same time!

Happy New Year 2016! A new chapter in life waiting to be written, a fresh start to make a move and never regret :)

Love,
@HoneyJT